Cara Membedakan Benjolan yang Berbahaya dan Tidak

Cara Membedakan Benjolan Ada banyak pertanyaan yang perlu Anda jawab untuk mengenali apa satu tonjolan beresiko atau mungkin tidak, yakni:

1. Kapan tonjolan tampil?
Tonjolan yang telah ada semenjak lahir umumnya tidak beresiko. Hemangioma ialah contoh tonjolan bawaan lahir (kongenital) yang umumnya tidak memerlukan pengatasan. Tonjolan ini akan menjadi kecil sendirinya bersamaan bertambahnya umur. Cara Membedakan Benjolan

2. Apa dimulai bentrokan atau luka awalnya?
Umumnya tonjolan karena luka cuman adalah bengkak otot biasa. Tonjolan ini tampil karena pecahnya pembuluh darah. Biasanya, tonjolan karena bengkak akan menjadi kecil sendirinya.
3. Apa dibarengi infeksi?
Tonjolan karena infeksi umumnya akan tampil berbentuk kelompok nanah yang disebutkan abses atau bisul. Abses ini bisa ditangani dengan konsumsi obat antibiotik dari dokter atau mungkin dengan pembandinghan kecil.
4. Seperti apakah watak tonjolan?
Ada banyak pertanyaan yang penting dijawab untuk mengenal watak tonjolan yang tampil, diantaranya:
Harus dipahami jika tonjolan yang keras, tidak bisa digerakkan, permukaan atasnya tidak rata, dan tumbuh secara cepat umumnya adalah tonjolan yang beresiko (tumor garang). Bila mendapati tonjolan semacam ini, kontrol diri ke dokter secepat-cepatnya.
5. Apa dibarengi tanda-tanda lain?
Timbulnya tanda-tanda yang lain mengikuti tonjolan, seperti pengurangan berat tubuh yang mencolok, demam yang berkelanjutan, dan hati tidak semangat atau mungkin tidak bertenaga, bisa mengisyaratkan keadaan yang beresiko.
Sesudah mengenali langkah mengenal tonjolan yang beresiko dan yang tidak, Anda diinginkan bisa menanggapi dengan arif timbulnya tonjolan di badan. Walau Anda bisa mengindentifikasinya sendiri dengan beberapa cara di atas, pengecekan oleh dokter masih dibutuhkan, apa lagi bila tonjolan terlihat tidak normal.
Bagaimana rasanya bila mendadak mengenali ada tonjolan yang tak pernah berada di badan Anda awalnya? Kemungkinan Anda akan berasa bingung, cemas, mulai menerka-nerka pemicunya, atau malahan cuek dan tidak begitu mempedulikan tonjolan itu.
Tonjolan atau tumor dapat tampil dibagian badan mana saja. Misalkan di kepala, belakang telinga, leher, badan, sampai kaki. Tonjolan yang tampil dapat disebabkan karena bawaan lahir (kongenital), peradangan atau infeksi, trauma (luka), dan perkembangan yang abnormal dari beberapa sel badan (neoplasma). Umumnya dari tonjolan itu tidak beresiko.