Kentut dari Vagina Berbahaya Ketahui Penyebabnya

Kentut dari Vagina Kentut vagina bisa terjadi 1-2 kali dalam satu minggu sampai seringkali dalam satu hari. Berdasar satu riset, dirasakan seputar 20% wanita, baik yang telah menikah atau belum. Tetapi, keadaan ini umumnya terjadi pada wanita yang telah menikah dan melahirkan secara normal.

Meskipun malu-maluin, sejumlah besar pemicu bukan keadaan klinis yang beresiko. Pemicu berlangsungnya diantaranya ialah: Kentut dari Vagina

1. Rutinitas seksual
Gerakan penis, jemari, atau seks toys yang masuk keluar dari vagina saat beraktivitas seksual bisa mengakibatkan udara masuk dan terjebak didalamnya. Saat benda itu dikeluarkan dan otot di seputar vagina mengencang, udara akan lepas keluar. Perihal ini pula yang mengakibatkan kentut dari vagina.
2. Olahraga
Tipe olahraga yang mengikutsertakan pengenduran pada tempat panggul bisa mengakibatkan vagina buka dan udara masuk. Saat sikap badan berbeda, udara bisa keluar dan memunculkan suara seperti kentut. Salah satunya contoh olahraga yang bisa mengakibatkan vagina kentut ialah yoga.
3. Kekurangan otot panggul
Berdasar satu riset, kekurangan otot panggul dan turun peranakan (prolaps uteri) bisa mengakibatkan . Ini seringkali dirasakan oleh lanjut usia dan wanita yang beberapa kali sudah melahirkan normal.
4. Fistula vagina
Fistula vagina ialah terciptanya aliran abnormal di antara vagina dengan organ dalam yang lain, mencakup kandungan kemih, rektum atau dubur, usus besar, usus lembut, dan aliran kemih. Keluarnya gas dari menjadi salah satunya tanda-tanda fistula , apa lagi bila kentut bau tidak lezat.
Beberapa wanita yang barusan jalani pengecekan panggul menyalahkan . Ini muncul karena saat jalani pengecekan panggul, dokter akan masukkan alat yang disebutkan spekulum ke vagina, hingga mengakibatkan udara masuk dan terjebak didalamnya.
Anda dapat coba lakukan senam Kegel untuk menolong menahan dari vagina. Senam Kegel dilaksanakan lewat cara kencangkan otot-otot panggul sisi bawah.
Bila Anda alami kentut vagina saat tidak berhubungan seksual atau jalani rutinitas tertentu, seharusnya tanyakan sama dokter specialist kandung. Terlebih bila keadaan ini kerap terjadi atau dibarengi dengan tanda-tanda fistula vagina.