Ketahui Penyebab Mimisan dan Langkah Penanganannya

Ketahui Penyebab Mimisan Mimisan posterior muncul karena pembuluh darah sisi belakang hidung hancur dan alami pendarahan. Mimisan posterior ini umumnya seringkali terjadi pada lanjut usia dan pada seorang yang alami beberapa kondisi berikut ini:

Saat Anda atau orang di seputar Anda alami mimisan, hal pertama yang perlu Anda kerjakan ialah masih tenang dan cari lokasi yang nyaman.

Kemudian, baru Anda dapat lakukan langkah-langkah pengatasan mimisan berikut: Ketahui Penyebab Mimisan
Duduk tegak
Langkah ini bermanfaat untuk kurangi penekanan pembuluh darah dalam hidung Anda, hingga pendarahan dapat selekasnya stop.
Condongkan tubuh di depan dan capit hidung
Sesudah duduk tegak, condongkan tubuh Anda di depan supaya darah yang keluar dari hidung tidak tertelan. Selanjutnya, capit rapat hidung Anda sepanjang 15-20 menit dan bernapaslah lewat mulut.
Kompres pangkal hidung sesudah pendarahan
Anda bisa juga mengompres hidung sama air dingin atau mungkin dengan es batu yang dibuntel plastik. Tempatkan kompres pada pangkal hidung Anda. Bila memungkinkannya, Anda bisa juga memoleskan sedikit petroleum jelly ke sisi dalam hidung memakai cotton bud atau jemari Anda.
Mimisan ialah istilah untuk pendarahan yang terjadi di lubang hidung. Pemicunya dapat bermacam, dimulai dari yang enteng dan dapat diatasi secara berdikari sampai yang berat dan perlu memperoleh pengatasan khusus.
Mimisan mempunyai istilah klinis epistaksis. Keadaan ini bisa terjadi pada siapa saja dan dapat terjadi mendadak, hingga penting untuk mengenali langkah pertama pengatasannya sebagai bantuan pertama.
Mimisan bisa dipisah jadi dua tipe seperti posisi pendarahannya, yakni:

Mimisan anterior muncul karena pembuluh darah dibagia
n depan hidung hancur atau robek, hingga terjadi
pendarahan. Mimisan anterior kerap terjadi pada beberapa anak.
Berikut pemicu mimisan anterior yang penting Anda kenali:
Jika mimisan berjalan lebih dari 30 menit, seharusnya selekasnya jumpai dokter agar diberi pengatasan genting.
Bukan hanya itu, bila Anda kerap alami mimisan, Anda pun perlu memeriksa diri ke dokter. Dokter akan lakukan rangkaian pengecekan untuk mengenali pemicu mimisan yang Anda rasakan, dan memberi penyembuhan yang tepat.